Selasa, 18 Desember 2018

Penjelasan Lengkap Mengenai Laju Reaksi


Pengertian Laju Reaksi 

Kata laju mempunyai hubungan dengan selang waktu. Apabila waktu yang diperlukan singkat, berarti lajunya besar. Sebaliknya, jika selang waktunya panjang, dikatakan bahwa lajunya kecil. Jadi, laju berbanding terbalik dengan waktu. Reaksi kimia menyatakan perubahan suatu zat menjadi zat lain, yaitu perubahan suatu pereaksi menjadi hasil reaksi.

Perubahan ini dinyatakan dalam sebuah persamaan reaksi. Di dalam sebuah persamaan reaksi, jumlah relatif zat-zat pereaksi dan hasil reaksi dapat dilihat dari koefisien reaksinya.

Contoh:

Pada percobaan serbuk besi yang dibubuhkan pada larutan HCl terjadi reaksi sebagai berikut.

Fe(s) + 2 HCl(aq) → FeCl2(aq) + H2(g)

Perubahan diamati selama 10 menit ditilik dari pengukuran banyaknya sisa Fe dan hasil gas H2 yang diperoleh, diperoleh data sebagai berikut.


Ditilik dari laju terpakainya Fe tiap detik:

Laju reaksi = laju bereaksinya Fe = jumlah Fe yang bereaksi/selang waktu

= 0,1 mol/600 detik = 0,000167 moldetik–1

Ditilik dari laju terbentuknya gas H2 tiap detik:

Laju reaksi = laju terbentuknya gas H2
= 2 jumlah H yang terbentuk/selang waktu
= 0,1 mol/600 detik = 0,000167 moldetik–1

Berlaku hubungan:

Laju reaksi = perubahan konsentrasi/selang waktu

Laju reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi persatuan waktu. Atau dapat juga didefinisikan sebagai banyaknya mol zat per liter (untuk gas atau larutan) yang berubah menjadi zat lain dalam satu satuan waktu. Konsep laju reaksi dapat dirumuskan, sebagai berikut.

r = ∆c/∆t
r = laju reaksi
c = perubahan konsentrasi
t = perubahan waktu

Contoh:

Pada reaksi A menjadi B diketahui bahwa konsentrasi A mula-mula 8 M, setelah 3 detik menjadi 2 M. Tentukan laju reaksinya!

Jawab:

c = (8 – 2) M = 6 M
t = 3 detik
r = ∆c/∆t = 6/3
= 2 M/detik

Hubungan perubahan konsentrasi dan waktu untuk reaksi perubahan A menjadi B dapat digambarkan ke dalam bentuk diagram berikut ini.


-Pada awal reaksi [A] maksimal, sedangkan [B] = O (zat B belum terbentuk).
-Laju reaksi pada tahap awal berlangsung cepat karena [A] makin kecil. Sebaliknya, [B] mula-mula kecil, makin lama makin besar.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi

Proses berlangsungnya reaksi kimia dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor ini akan memengaruhi jumlah tumbukan antarmolekul dari zat-zat yang bereaksi. Suatu reaksi akan berlangsung lebih cepat jika tumbukan antarpartikel dari zat-zat pereaksi lebih sering terjadi dan lebih banyak. Sebaliknya, reaksi akan berlangsung lebih lambat jika hanya sedikit partikel dari zat-zat pereaksi yang bertumbukan.

Beberapa faktor yang memengaruhi laju reaksi, antara lain:

1. konsentrasi;
2. luas permukaan sentuhan;
3. temperatur;
4. katalis

1. Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi

Laju reaksi dari berbagai reaksi biasanya berbedabeda, ada yang cepat dan ada yang lambat. Salah satu faktor yang memengaruhi laju reaksi di antaranya adalah konsentrasi pereaksi.

Persamaan laju reaksi merupakan persamaan aljabar yang menyatakan hubungan laju reaksi dengan konsentrasi pereaksi. Persamaan laju reaksi atau hukum laju reaksi dapat diperoleh dari serangkaian eksperimen atau percobaan. Dalam setiap percobaan, konsentrasi salah satu pereaksi diubah-ubah, sedangkan konsentrasi pereaksi lain dibuat tetap.

Secara umum ditulis menurut persamaan reaksi sebagai berikut.

a A + b B → c C + d D

dan persamaan laju reaksinya:

r = k [A]m [B]n
r = laju reaksi
k = tetapan laju reaksi
m, n = orde (tingkat) reaksi pada pereaksi A dan B

Orde reaksi hanya dapat ditentukan secara eksperimen. Orde reaksi pada reaksi keseluruhan disebut orde reaksi total. Besarnya orde reaksi total adalah jumlah semua orde reaksi pereaksi. Jadi, orde reaksi total (orde reaksi) pada reaksi tersebut adalah m + n.

Berikut ini terdapat beberapa contoh reaksi dan rumus laju reaksi yang diperoleh dari hasil eksperimen. Berdasarkan persamaan laju reaksi dapat ditentukan tingkat (orde) reaksi.


Contoh:

Untuk reaksi 2 H2(g) + 2 NO(g) → H2O(g) + N2 (g) dengan persamaan laju reaksi r = k. [H2] [NO2]2, mempunyai tingkat (orde) pertama terhadap H2 dan tingkat (orde) kedua terhadap NO, sehingga keseluruhan merupakan tingkat (orde) ketiga.

Socar de Lahoya !

Penjelasan Lengkap Mengenai Laju Reaksi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Lim Budi

0 komentar:

Posting Komentar